Wednesday, June 22, 2011

Untitled

Nggak ada basa-basi nggak ada permisi.

Kadang mengajarkan sesuatu yang canggih ke orang yang lebih tua dapat berdampak positif dan negatif. Well, kita ambil canggih disini sebagai kemajuan teknologi dalam wujud situs jejaring sosial yang kadang jadi tempat show-off status lagi dimana atau lagi ngapain, walau nggak tau juga itu beneran atau cuma karangan belaka biar banyak dapet perhatian orang. Tapi, gue disini ngeliat, ada beberapa yang agaknya berlebihan dalam menggunakannya.

Gue sendiri ngeliat situasi dulu kalo mau ngajarin sesuatu ke orang. Yaa, walau nggak jago-jago amat, tapi seenggaknya berbagi ilmu sedikit ke orang yang pengen belajar dan pengen tau, nggak papa kan.

1. Orang yang bisa dapet atau langsung ngeh begitu diajarin cuma sekali atau dua kali. This person is absolutely will got my attention. Karena apa? Capek juga kayanya ngejelasin berkali-kali tapi yang dijelasin cuma melongo aja kaya celengan semar, mending kalo cuma melongo, ada juga yang malah sok tahu dengan inilah itulah, yang bikin muter-muter nggak karuan, padahal dianya juga NGGAK NGERTI!

2. Orang yang emang pengen ngebuat akun di satu situs jejaring sosial buat ngejalanin usahanya dia. Ini sangat membantu, jadi ya ditolong juga nggak papa. Kecuali, orangnya emang bermasalah sama kita.

3. Orang yang nggak menyalahgunakan situs macam itu buat nyari kenalan yang nggak jelas juntrungannya dan ujung-ujungnya malah menjerumuskan dirinya sendiri. Ya, emang nggak menjerumuskan ke liang kubur atau jurang kenistaan, tapi tetep aja. Gue kenal orang yang kaya gini (tapi bukan gue yang ngajarin), berusaha buat ngerti teknologi tapi mungkin karena di usianya yang bisa dibilang masih labil atau karena pengaruh lingkungan, dia malah menyalahgunakan teknologi, sampe bisa gue bilang malah menjelekkan imej dia ke orang yang dia kenal bahkan yang nggak kenal sekalipun. Oh, little girl, come on, wake up. It could have killed your image.

4. Dari ketiga poin diatas, tentu semuanya balik lagi ke individunya. Gimana lo bawa diri lo sendiri kalo udah masuk ke dunia maya. Contoh, gue sebagai yang "mengajarkan" atau "memperkenalkan" juga ujung-ujungnya nggak punya hak buat ngatur-ngatur urusan lo di situs-situs blablabla itu, dan gue juga nggak peduli, toh itu urusan lo, CUMA! Ada baiknya, di dunia maya kaya gini yang notabene semua orang di seluruh dunia bisa ngakses dengan mudahnya, mulai dari orang yang baik sampe jahat, dan orang jahat yang pura-pura baik. "Jaga" dirilah. Cyber crime is rude, buddy.

YOU NEED TO KEEP YOUR PRIVACY! I know, it sounds cliche.
Kata orang, kalo udah bersentuhan sama internet di zaman sekarang, lo nggak kenal lagi yang namanya privasi. Buktinya? Dengan adanya situs yang cara menggunakannya adalah hanya dengan meng-update status, ini udah sangat membuktikan kan? Lo dimana, orang tau. Lo lagi ngapain, orang tau. Lo mau kemana, orang tau. See? Where is the privacy? Inget, nggak semua bisa lo umbar, terserah juga sebenernya. Kalo mau umbar yang gaje-gajean sih ya terserah lo juga, tapi inget, nggak semua orang yang ngebaca itu, entah followers lo atau friends lo suka sama apa yang lo "bagi".

Nggak jarang loh, mungkin ada banyak orang yang merasa tersinggung dengan kata-kata yang kita "bagi". Terutama yang kenal sama kita, lebih-lebih yang sangat deket.


Ini jelas melenceng dari apa yang gue omongin di awal tapi siapa peduli, ocehan gue di blog gue sendiri.

See ya!

Waspadalah! Waspadalah! B)

No comments:

Post a Comment