Saturday, September 24, 2011

Perubahan

Nggak. Saya nggak mau kampanye.

Baru menyadari kalo belakangan ini saya agak sensitif.

Bukan. Bukan merk alat tes kehamilan itu.

Sensitif disini bukan yang gampang tersinggung sama ucapan atau perilaku orang, tapi lebih ke gampang tersentuh sama hal-hal kecil.

Dulu, kasarnya, ada orang terdekat saya yang meninggal pun, saya bakalan anteng adem ayem tanpa ngeluarin setitik air mata sekalipun. Yang ada diam bingung nggak tau mau ngapain ngeliat yang lain pada lomba sesesunggukan nangis.

Sekarang, well, nggak langsung berubah jadi cengeng atau gampang mewek juga. Kaya apa yang udah saya bilang, lebih gampang tersentuh sama hal-hal kecil.

Yang aneh, ini bermula gara-gara kekreatifan dan daya imajinasi banyak wanita di luar sana. Gara-gara mereka saya jadi gampang sesunggukan gaje kalo pas nemu yang bikin sesunggukan. Eh. bener nggak sih istilahnya sesunggukan? apa sesenggukan? ah. nggak papalah yang penting bukan GukGuk kan? Ngerti kan maksud saya.

Selain itu karena udah ngerti apa yang lagi terjadi. Kalo dulu, urusan lo ya lo aja deh yang ribet, gue masih kecil nggak ada urusan sama yang begitu. Sekarang? nggak bisa gitu juga.


Jujur. Saya stuck. Si main actor belom kelar, ini udah muncul yang lain. Maaf topiknya udah melenceng dari pembicaraan diatas. Nggak suka? Nggak papa. Itu hak anda.

Haruskah bikin cerita yang berhubungan dengan kereta? atau flashback tentang mereka? #eh #spoiler

posted from Bloggeroid

Saturday, September 17, 2011

Tee and Hee = TeeHee~~

Teehee~

(=_=")

Saya tengah terobsesi dengan tee, seonggok kain tipis berbelahan dada 'v', Oke. iya. 'V'. LOOK AT YOU NOW!! LOOK AT YOU NOW~ Seonggok kain tipis itu sangat pas nan nyaman, membungkus indah di kulit tubuh kita. Warna? Hitam, abu-abu dan putih cukup untuk saya. Oke. Sebetulnya efek karena si "ehm" sering pake, tapi nggak juga deng, lebih karena simpel (HEY I'M MR.SIMPLE! #apasih) dan nyaman juga (dan agak terpengaruh para fashion blogger yang pada nyantai abis outfit-nya.)

Gue nggak mau ribet kalo pake kaos apapun. Jadi plain tees  jadi pilihan yang sangat cocok buat gue saat ini.










Bicara tentang plain tees dan v-neck tees, maka bicara juga tentang para pria yang mulai pada mengenakan T ini. Padahal sebelumnya pada ngeluarin komen pedas sama jenis kaos satu ini. Yang terlalu pamer kulit gara-gara potongan lehernya kerendahan-lah, yang bahannya ketipisan-lah, yang ngepas dibadan-lah. Terlalu banyak alasan yang dikemukakan para pria anonim tersebut untuk mengenakan kaos jenis ini. Perlu bukti bahwa para pria mulai menggemari plain tees ini? Let's see~ OH. Be ready for collarbones and neck attacks!! *O*










 TEEHEE~~ TEE ON HEE~ TEEHEE~




















AND GIVE A STANDING OVATION FOR THE KING OF V-NECK
LEE DONGHAE!!!!










Nggak jelas ya? Biarkan. Intinya saya cuma mau ngoceh soal cowok yang kadang berisik soal fashion tapi ujung-ujungnya menikmati hal-hal yang kata mereka tabu dan nggak bisa dipake sama mereka dari dunia fashion. Nyatanya LOOK AT YOU NOW!! LOOK AT YOU NOW!!



credits to the pics owners

Saturday, September 3, 2011

Sorry Little Girl and Keep Being a Strong Girl

Saya males posting dari komputer. Mari manfaatkan fitur yg sudah diinstal di hape.

Sorry Little Girl.
Can I call you little girl anymore? I guess I can't. But if i see it from your mentality, you are still a little girl to me.

Dulu gue pernah "menyalahkan" lo dengan segala perbuatan yg lo udah lakukan.

Apa namanya? Pemberontakan?

Gue cuma ngeliat dari sudut pandang orang lain, bukan dari sudut pandang lo. Iya. Gue salah. Gue cuma terpengaruh sama kata-kata orang yang nggak tahu keadaan lo kaya gimana waktu itu. Cuma gue nggak bisa menyalahkan orang-orang yg mengatakan itu. Karena apa? Mereka sayang sama lo.

Iya. Sayang. Don't you missed that simple word?

Mungkin selama ini lo ngerasa lo kehilangan rasa yg terkandung di kata tersebut. But, I hope and want you to know, that we are here for you, forget all the people who had already hurted you in the past and in the present.

Don't hurt yourself.

Lo masih punya kita. Sebagai orang yang akan selalu ada di belakang lo.

Gue dulu pernah ngomong dengan gampangnya, "kenapa ga dia tunjukkin aja kalo tanpa 'mereka' dia juga bisa dibanggakan, sukses, dll?"

Salah besar.

Saat itu gue nggak tahu keadaan lo kaya apa, gue cuma nganggep kalo itu sebagai sebuah pemberontak remaja yang emang wajar dilakukan, tapi liat sekarang, dengan berontak aja tetap nggak ada perubahan.

Mungkin kalo lo seorang yang emang bener-bener udah ga peduli lagi sama orang lain, baru lo bisa ngelakuin itu. Cuma ngeliat keadaannya gini, dengan lo yang ga punya 'tempat', buat seenggaknya cuma jadi pegangan dalam masa yg seharusnya lo masih di arahkan, gue takut lo "tergelincir" lebih jauh.

It kinda shocked me, when you said that to him.

You really need that figure, but when you have that figure, you feel that they don't even care to you.


Gue nggak mau lo menyesali lo udah dilahirkan ke dunia ini.

I'm so sorry little girl and keep being a strong girl for the rest of your life, I'm sure you will have a better life than now.

posted from Bloggeroid