Thursday, October 20, 2011

WTD?

Sekarang emang mau apa?

Kalo pake cara baik-baik aja ga bisa. Apa harus pake cara nyatuin dengan paksa?

Seminggu ini sudah sangat cukup. Cukup buat saya 'memuntahkan' semuanya.

Dimulai dari satu hal yang sebetulnya buat orang 'awam' cuma masalah biasa. Jadi ga jelas.

Dari dapet omelan pagi-pagi.

Twitter. Satu kali tweet bisa mengeluarkan berbagai pikiran dan terkaan dari si pemilik akun dan juga si followers. Ada yg ngerasa cuma bercandaan, ada yg nganggep serius dan malah berprasangka buruk.

Nggak usah pake kode.

Buat Non berkacamata dan berbehel, cuma mau ngejelasin, masalah bias itu, you know that bias thing is just for fun. Don't get it too serious (terserah kalo lo mau liat dari gue yg gue tau oke-iya-emang-over-soal-Hee, itu hak lo). Gue tidak memihak manapun. I read your blog, and about that MH guy from CNB, that girl who's my seatmate now, definitely just "kyaaaa! kyaaa! kyaaa!" about that guy cuma sesaat sekali. He is not hers right? Lo ga perlu minta maaf juga. Buat apa?

Dari tweet yang 'temenan sama beda bias itu lebih enak'.

Kalo lo ngerasa tweet itu tertuju buat lo, gue yakin itu bukan. Sekali lagi, gue tidak memihak manapun. Gue sama sekali ga pake kode atau apapun buat 'menghaluskan' omongan gue.

Andai lo tau obrolan para FGs tingkat dewa ini. Mereka lagi tergila-gila sama Inpiniteu. Dan sepertinya melupakan sujumma dan youkisseu. Dan seringkali ngomongin konekan mereka yg satu bias tapi baru tau dan mereka bilang sok tau soal biasnya (idc about this) dan ujung-ujungnya mereka mengeluarkan kalimat itu.

"temenan sama beda bias itu lebih enak"

Kalo yang baca ini menganggap "huh, buat apa coba? nggak penting kaya ginian jadi masalah."

Terserah. Gue cuma mau ngebahas ini, dan sedikit ngelurusin. Karena terlalu banyak masalah belakangan ini. Dan semua pake kode.

Maaf. Kalo ini bener-bener nggak penting. Dan maaf kalo menyinggung.