Saturday, November 26, 2011

Isn't that too much?

Saya pikir dengan adanya waktu untuk lebih konsen ke persoalan yang lebih penting, bisa mengalihkan seseorang dari hal yng amat disukainya. Tapi nyatanya nggak.

Maksud saya, bisakah sehari aja tanpa-nya?

At least, for example, leave your phone for a while for your own good. Just minutes. Pay attention to something which more important.

Awalnya, oke iya gue ngerti. Makin kesini, isn't that too much?

You still have a lot of time to do that. But it feels like this is your last time, so you couldn't passed it without doing nothing.

Isn't that too much?

Bukannya gue ga ngerti keadaannya, gue akui gue juga mengalami hal itu tapi nggak "separah" itu juga. Kasarnya, gue bisa tahu waktu dan tempat.

Orang mungkin atau memang berpikiran "this is too much". Makanya mereka sampai melakukan hal yang kurang mengenakkan. Serius, kadang gue pun berpikir seperti itu. Cuma ya udah lah gue pupus, karena gue pun mengalami.

Tapi kali ini gue pikir lagi, mungkin itu cara mereka buat menyadarkan sedikit aja, mungkin caranya agak kasar, tapi itu semua karena dengan cara di omongin pun ga mempan. Sadarkah sekarang? Kayanya nggak. Emosi naik mungkin iya.

Sigh.

So sick.

No comments:

Post a Comment